HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN, PENDIDIKAN DAN DUKUNGAN PETUGAS KESEHATAN DENGAN STATUS IMUNISASI TETANUS TOXOID PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KECAMATAN KAO KABUPATEN HALMAHERA UTARA

  • Sefnad Djinimangale Program Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi
  • Sarah Warouw Program Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi
  • Novie Rampengan Program Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi
Keywords: Pengetahuan, Pendidikan, Dukungan Petugas Kesehatan, Tetanus Toxoid, Ibu Hamil

Abstract

Data organisasi kesehatan dunia WHO menunjukkan, kematian akibat tetanus di negara berkembang adalah 135 kali lebih tinggi dibanding negara maju. Tahun 2011 dilaporkan kasus Tetanus di seluruh dunia sebanyak 14.132 kasus dengan kematian terjadi pada 61.000 ibu hamil. Pada tahun 2010, Menurut data dari Depkes RI, 2010 Tetanus Neonatorum terjadi di 7 negara ASEAN, dengan jumlah kasus tertinggi di Indonesia yang melebihi 100 orang dan dilaporkan terdapat 147 kasus dengan jumlah kasus yang meninggal adalah 84 kasus. Perkiraan jumlah ibu hamil di puskesmas Kecamatan Kao Kabupaten Halmahera Utara sebanyak 4.851 orang. Imunisasi yang diberikan hanya tahap TT-1 dan TT-2. Untuk TT-1, jumlah ibu hamil yang diimunisasi sebanyak 4.030 orang atau 83,08% dari total perkiraan. Wilayah yang persentase imunisasi TT-1 paling tinggi adalah Kecamatan Kao Teluk, sebesar 107,55%, sementara yang paling rendah adalah kecamatan Tobelo Tengah, sebesar 55,26%. Untuk TT-2, jumlah ibu hamil yang diimunisasi sebanyak 2.967 orang atau 61,16% dari total perkiraan. Wilayah yang persentase imunisasi TT-2 paling tinggi adalah Kecamatan Kao, sebesar 104,05%, sementara yang paling rendah adalah kecamatan Galela Selatan, sebesar 10,27%. Jenis penelitian adalah penelitian analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional. Subyek penelitiannya adalah semua ibu hamil dengan teknik accidental sampling menggunakan kuesioner dengan jumlah 134 orang kemudian dianalisa dengan menggunakan chi square dengan tingkat kepercayaan 95%. Sebagai kesimpulan pengetahuan, pendidikan dan dukungan petugas kesehatan berhubungan secara bermakna dengan status imunisasi tetanus toxoid pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Kao Kabupaten Halmahera Utara.

Kata Kunci: Pengetahuan, Pendidikan, Dukungan Petugas Kesehatan, Tetanus Toxoid, Ibu Hamil

 

ABSTRACT
World Health Organization data show, tetanus deaths in developing countries is 135 times higher than developed countries. Year 2011 reported cases of Tetanus worldwide as many as 14,132 cases with death occurred in 61,000 pregnant women. In 2010, according to data from the Department of Health, 2010 Tetanus Neonatorum occurred in 7 ASEAN countries, with the highest number of cases in Indonesia exceeding 100 people and reported there are 147 cases with the number of cases that died was 84 cases. Estimated number of pregnant women in Kao Sub-district of North Halmahera Regency is 4,851 people. Immunization given only stage TT-1 and TT-2. For TT-1, the number of pregnant women who immunized as many as 4,030 people or 83.08% of the total estimates. The highest percentage of TT-1 immunization area was Kao Bay sub district, 107.55%, while the lowest was Central Tobelo, 55.26%. For TT-2, the number of immunized pregnant mothers was 2,967 persons or 61.16% of the total estimates. The region with the highest percentage of TT-2 immunization was Kao District, 104.05%, while the lowest was South Galela Sub-district, which was 10.27%. The type of research is analytical research using cross sectional design. Subjects of the study were all pregnant women with accidental sampling technique using questionnaires with the amount of 134 people then analyzed by using chi square with 95% confidence level. In conclusion the knowledge, education and support of health workers are significantly related to the status of tetanus toxoid immunization in pregnant women in the working area of Puskesmas Kecamatan Kao Kabupaten Halmahera Utara

Keywords: Knowledge, Education, Support of Health Officer, Tetanus Toxoid, Pregnant Mother

Published
2017-06-15